Alasan Haid Teratur Tapi PCOS Adalah

PCOS Adalah

PCOS adalah sindrom polikistik ovarium, di mana wanita akan punya ukuran ovarium lebih besar dari ukuran normal. Pada penderita yang mengidap PCOS, akan menyebabkan menstruasi tidak teratur. Menstruasi bahkan bisa terjadi beberapa bulan sekali setiap intervalnya.

Mengapa haid teratur tapi tetap mengalami PCOS adalah?

  1. Alasan Haid Teratur tapi PCOS

PCOS adalah penyakit pada wanita yang penyebabnya adalah gangguan hormonal. Pada penderita PCOS terdapat jumlah folikel di dalam rahim lebih banyak dari jumlah 12. Selain ukuran ovarium lebih besar, tentu wanita akan mengalami kondisi infertilitas yang akan membuatnya sulit untuk hamil.

Banyak sekali orang yang bertanya, tentang mengapa PCOS namun haid teratur. Terdapat kasus yang mana wanita tetap mengalami siklus haid teratur namun divonis PCOS. Faktanya terdapat gejala yang paling mudah dikenali dari PCOS yakni haid yang dialami oleh wanita tidak teratur.

Kondisi haid tidak teratur bisa saja terjadi, namun wanita yang mengalami haid teratur juga akan tetap mengalami kesulitan hamil alias infertilitas. Telah menjadi rahasia umum, bahwa menstruasi terjadi ketika sel telur yang diproduksi oleh ovarium tidak dibuahi oleh sperma.b

Adapun ovarium, akrab dikenal sebagai indung telur pada seorang wanita normal. Pada seorang wanita normal jumlah indung telur ada dua yakni kiri dan kedua indung telur tersebut akan menghasilkan sel telur dari beragam jenis hormon yang ada di dalam tubuh wanita.

Umumnya, pada saat sel telur keluar dari ovarium akan disebut sebagai ovulasi. Sesaat sebelum dikeluarkan dari ovarium melalui ovulasi tentu sel telur akan mengalami perkembangan terlebih dahulu dalam folikel. Tentu ada hubungannya ketika anda mengalami poligistik dan hormon terganggu

Hal tersebut bisa dilihat dari pemeriksaan penunjang seperti USG rahim. USG rahim biasanya akan mengalami poligistik dan hormon akan terganggu yang bisa disebut sebagai PCOS. Dari usg rahim, kita bisa mengetahui bahwa wanita mengalami PCOS, walau tidak ada gejala haid yang tidak teratur.

Pada dasarnya anda tetap akan mengalami haid dengan siklus yang teratur setiap bulannya. Namun, tidak akan terjadi ovulasi atau pelepasan sel telur, hal tersebut yang menyebabkan wanita tidak hamil atau infertilitas.

  1. Gejala yang Menunjukkan PCOS

Terdapat kasus yang mana wanita tetap mengalami siklus haid teratur walau penderita PCOS. Hal ini adalah bukti bahwa tidak semua gejala harus dipenuhi ketika seseorang divonis penyakit tertentu. Dalam hal ini bisa saja seseorang mengalami PCOS, sehingga kesulitan mendapat keturunan.

Pada umumnya gejala yang sering muncul pada penderita PCOS adalah ketidakteraturan siklus menstruasi. Untuk lebih jelasnya kami akan menjabarkannya di poin-poin berikut:

  • Haid akan terasa lebih berat dengan jumlah darah yang banyak dan deras.
  • Rambut akan tumbuh terutama pada bagian wajah, dada, perut dan punggung.
  • Seseorang akan mendapat jerawat pada bagian wajah serta punggung bagian atas
  • Mengalami kenaikan berat badan yang cukup banyak bahkan hingga mencapai obesitas.
  • Penderita akan mengalami kebotakan, atau bahkan warna kulit akan menjadi lebih gelap pada bagian tertentu, utamanya di bagian lipatan seperti leher.

Sindrom polikistik pada ovarium dasarnya, adalah gangguan yang terjadi pada sistem hormonal. Penderita PCOS biasanya mempunyai kadar hormon androgen, atau maskulin yang lebih tinggi. Sehingga, memicu terjadinya kantong berisi cairan pada ovarium atau indung telur.

Hormon yang membuat wanita mempunyai ciri fisik mirip pria adalah hormon androgen. Kantong cairan yang ada tersebut, akan menyebabkan sel telur tidak bisa berkembang secara sempurna, sehingga sulit dilepaskan dengan teratur.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.