Pemuda Keterbelakangan Mental Tewas Terseret Arus Setelah Diminta Temannya untuk Mandi Jam 3 Subuh

Fin (18), pemuda yang dikabarkan hilang terbawa arus dan tenggelam di Sungai Walanae, Desa Watu, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, Jumat (20/11/2020) pukul 02.25 Wita. Jasadnya ditemukan sekira 40 meter dari lokasinya dikabarkan hilang. Sebelumnya korbana dikabarkan hilang pada Kamis (19/11/2020) pukul 03.00 Wita.

Keluarga korban inisial HM menduga, Fin meninggal setelah diledek oleh temannya bahwa badannya bau dan meminta untuk mandi di sungai sekitar pukul 03.00 Wita ketika menjaga pincara. Korban yang memiliki keterbelakangan mental tersebut menurut dengan melepas baju dan celananya lalu melompat ke sungai. "Kalau info yang saya dapat dia diledek temannya. Disuruh mandi jam 3 subuh karena baunya busuk. Maklum korban memiliki keterbatasan mental. Sudah mandi naik, disuruh lagi turun ke sungai karena masih bau," tuturnya, Minggu (22/11/2020).

Namun, nahas di lompatan kedua korban tidak muncul. Ia diduga terbawa arus sungai. Ditambah lagi, korban tidak bisa berenang. "Secara logika tidak ada yang mandi jam 3 subuh biar bagaimana kondisinya," katanya.

Pihak keluarga masih berkomunikasi dan menunggu keputusan dari kakek korban apakah akan menempuh secara hukum atau tidak. Pasalnya, selama ini korban dirawat oleh kakeknya karena dia anak yatim piatu. "Kami sempat bicara dengan kakeknya waktu kejadian dan dia mau agar kasus ini dibawah ke ranah hukum, tapi tidak kalau sekarang. Dari om korban yang ada di Kalimantan berharap ada proses hukum jika memang ada dugaan pelanggaran dalam kematian korban. Semoga ada keadilan," tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.