Tiga Senpi Milik Anggota Polres OKU Selatan Ditarik Lalu Digudangkan, Ini Penjelasan Kapolres

Polres OKU Selatan menarik tiga senjata api (senpi) milik anggotanya. Bahkan senjata api tersebut langsung digudangkan. Ini terjadi setelah pihak Polres OKU Selatan melakukan pemeriksaan rutin.

Sebanyak 200 unit senjata api laras pendek di Polsek dan Mapolres yang di gunakan jajaran anggota kepolisian Polres OKU Selatan, Kamis (29/10/2020) diperiksa. Selain senjata, Polres OKU Selatan juga memeriksa kelengkapan administrasi senpi dinas anggota kepolisian selama 6 bulan sekaligus pemeriksaan tes urine. Untuk antisipasi penyalagunaan narkoba pada 68 orang anggota kepolisian, hasilnya negatif.

Pemeriksaan senpi dipimpin oleh Waka Polres OKU Selatan Kompol MP Nasution, SH, MH didampingi oleh Kasubag Sarpras Iptu Sutamin dan Anggota Sarpras Polres OKU Selatan di halaman Mapolres OKU Selatan. "Iya, kami melakukan pemeriksaan rutin selama 6 bulan sekali untuk memeriksa kelengkapan administrasi terkait kepemilikan senjata yang diberikan tanggung jawab pada anggota,"ujar Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap SIK, Kamis (29/10/2020). Menurutnya, pemeriksaan senjata api yang ada pada anggota dilakukan sebagai upaya pembinaan personil dengan melakukan pengecekan administrasi, kebersihan, kondisi senjata termasuk fungsi senpi dan kemampuan menembak pada personil anggota kepolisian.

"Karena untuk memegang senjata api, anggota tersebut harus lulus psikologi kemudian latihan nilai tertentu minimal 65,"tambah Zulkarnain. Dari hasil pemeriksaan, semua senjata yang ada pada anggota Polres OKU Selatan dinyatakan lengkap. Hanya saja terdapat tiga unit senjata yang memang ditarik, disimpan di gudang.

Mengingat hanya beberapa hari lagi habis masa berlakunya habis dan hingga psikologi dengan ketentuan hasil B keluar. "Untuk senjata api semuanya lengkap, kemudian ada tiga senjata yang tiga hari lagi akan berakhir masa berlakunya untuk sementara kami tarik senjatanya kami gudangkan,"pungkas Zulkarnain.

Leave a Reply

Your email address will not be published.